Produksi Batu Bata Merah
Batu bata merah merupakan salah satu jenis bahan bangunan utama yang sangat umum digunakan di Indonesia. Banyak sekali daerah pusat produksi batu bata dengan kualitas yang baik, salah satunya produksi batu bata Mas Nur Muhammad Saiful di Dusun Prambon, Desa Sukoharjo Pacitan yang berdiri pada tahun 2018.
SUKOHARJO, PACITAN
2021

Produksi batu bata Mas Nur berawal dari para warga setempat yang hendak membangun rumah sehingga mencetak dan memproduksi batu bata sendiri. Karena kebutuhan ekonomi warga setempat yang semakin besar, akhirnya Mas Nur berinisiatif untuk memproduksi batu bata yang kemudian di pasarkan sendiri.

Produksi Batu Bata Merah

Ada empat tahap dalam proses pembuatan batu bata, pertama, pengadonan atau proses pencampuran semua bahan berupa tanah liat dan sekam dengan komposisi 1:1 dengan menggunakan air. Kedua, penyetakan atau proses mencetak batu bata dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari kayu yang terdiri dari 5-6 cetakan batu bata. Ketiga, penjemuran atau proses pengeringan batu bata. Dalam proses ini, batu bata dijemur dengan cara ditumpuk dengan berikan jarak agar mudah kering. Penjemuran ini dilakukan selama waktu 2-4 hari dibawah teriknya matahari. Keempat, proses pembakaran batu bata dengan menggunakan kayu mahoni dan sekam padi.


